Udemybeginneren

Tutorial Figma Mendesain UI/UX dari Nol

Learn UI/UX design with Figma! Master wireframing, UI mockups, and prototyping – perfect for beginners. Build user-friendly interfaces.

4.8(70)
549students
1h 25m
Lumigi Academy
Lumigi AcademyOnline IT School

Course Content

Tutorial Figma Mendesain UI/UX dari Nol is a beginner-level Udemy course taught by Lumigi Academy. It runs 1h 25m and is taught in English. Learners rate it 4.8 out of 5 from 70 reviews, with 549 students enrolled. It is free to enroll, last updated May 2024.

Selamat datang di Lumigi! Mari kita belajar Figma dari nol dan desain user interface (UI) serta buat prototype aplikasi mobile! Saya Panca Hadi Putra, dan dalam video ini, kita akan membahas langkah demi langkah.

Sebelum memulai, penting untuk memahami perbedaan antara UI (User Interface) dan UX (User Experience). Meskipun saling terkait, keduanya memiliki fokus yang berbeda.

  • UI (User Interface): Berfokus pada tampilan visual dan interaksi pengguna dengan produk atau aplikasi. Ini mencakup elemen-elemen seperti tombol, ikon, teks, warna, dan layout. Tujuan utamanya adalah menciptakan tampilan yang menarik dan mudah digunakan.
  • UX (User Experience): Mencakup seluruh pengalaman pengguna saat berinteraksi dengan produk atau aplikasi. Ini melibatkan perasaan, persepsi, dan efisiensi pengguna dalam mencapai tujuan mereka. UX memastikan bahwa produk mudah digunakan, menyenangkan, dan memenuhi kebutuhan pengguna.

Mari kita mulai dengan proses desain:

  1. Wireframing (Desain Tingkat Rendah): Langkah pertama adalah membuat wireframe atau desain tingkat rendah. Wireframe ini adalah representasi sederhana dari aplikasi Anda, berfokus pada fungsi, tata letak, dan navigasi. Elemen desain grafis seperti warna dan gambar belum dimasukkan pada tahap ini.

  2. Mockup (Desain Tingkat Tinggi): Setelah wireframe selesai, kita akan membuat mockup atau desain tingkat tinggi. Mockup ini adalah versi yang lebih detail dari wireframe, dengan mempertimbangkan aspek visual desain seperti warna, gambar, dan tipografi. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana aplikasi akan terlihat secara akhir.

  3. Prototyping (Pembuatan Prototype): Terakhir, berdasarkan mockup yang telah dibuat, kita akan merancang prototype yang interaktif. Prototype ini memungkinkan Anda untuk menguji alur pengguna dan memastikan bahwa aplikasi berfungsi dengan baik sebelum diluncurkan. Prototype aplikasi mobile yang interaktif siap untuk diujicobakan dengan calon pengguna.

Yuk, kita mulai proses desain dengan Figma! Dengan mempelajari desain UI/UX, Anda dapat menciptakan aplikasi mobile yang menarik, mudah digunakan, dan memberikan pengalaman pengguna yang optimal.

$ whoami — the devs behind tutorialsearch.io

Have a design? We'll build it — the devs behind TutorialSearch.io

Pixel-accurate, responsive front-ends from your Figma — wired to real back-ends by the team that built this site.

5.0(1,368)
2h 4m
beginner
skillshare
skillshare
5.0(33)
4h 22m
beginner
skillshare